Fenomena Anggaran Responsif Gender Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Penulis

  • Kurniawan
  • Mannawa Faraby Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ichsan Sidenreng Rappang

Kata Kunci:

anggaran, anggaran responsif gender, sikap birokrasi, komponen kognitif afektif, komponen behaviour, fakta sosial material

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anggaran responsif gender dalam penanggulangan kemiskinan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan penyusun anggaran pada Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa komponen-komponen dalam sikap birokrasi yakni (1) komponen kognitif mengacu pada pemahaman, kepercayaan, atau informasi aparatur terhadap anggaran responsif gender, (2) komponen afektif mengacu pada sikap aparatur terhadap anggaran responsif gender, (3) dan komponen behaviour mengacu pada predisposisi aparatur terhadap anggaran responsif gender dalam bertindak. Penelitian ini juga menunjukkan dominasi fakta sosial material dalam penerapan anggaran responsif gender.

Referensi

Ahmadi, Abu. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Akib, Haedar. 2010. Implementasi Kebijakan: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Jurnal Administrasi Publik, 1: 1-11.

Antasari, Rina. 2012. Implementasi Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender di Pemerintahan Kota Palembang. Jurnal Al-Maiyyah, 10: 132-161.

Astuti, Puji. 2016. Analisis Anggaran Responsif Gender pada APBD Kota Semarang Tahun 2010-2013. POLITIKA, 7.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2001. Gender Analysis Pathway (GAP): Alat Analisis Gender untuk Perencanaan Pembangunan. Jakarta.

Badan Pusat Statistika Kota Makassar. 2017. Indikator Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar Tahun 2017. Makassar: Badan Pusat Statistik Kota Makassar.

Badan Pusat Statistika Kota Makassar. 2018. Kota Makassar dalam Angka, Makassar Municipality in figure 2018. Makassar: Badan Pusat Statistika Kota Makassar.

Basrowi dan Sukidin. 2002. Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro. Surabaya: Insan Cendekia.

Bureau for Gender Equality. 2006. Overview of Gender-responsive Budget Initiatives. Makalah ini disajikan pada diskusi untuk staf ILO tentang Relevansi Insiatif Anggaran yang Responsif Gender dalam Mempromosikan Kesatraan Gender dalam Program Negara yang Layak Kerja. International Labour Organitation. New York. 22 Juli.

Brouwer, M.A.W. 1984. Psikologi Fenomenologis. Jakarta: Gramedia.

Chariri, Anis. 2009. Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif. Materi Workshop Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

Denzin, K. Norman dan Lincoln, Yvonna S. 2009. Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Penerbit.

Fakih, Mansour. 2013. Analisis Gender dan Transformasi Sosial (Cetakan Kelima Belas). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hasbiansyah. 2008. Pendekatan Fenomenologi: Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Mediator, 9: 163-180.

Kementerian Keuangan. 2010. Panduan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender di Lingkungan Kementerian Keuangan. Jakarta.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 2010. Pedoman Teknis Perencanaan dan Penganggara Responsif Gender Bagi Daerah. Jakarta.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 2018. Pembangunan Manusia Berbasis Gender. Jakarta.

Khaerah, Nur dan Mutiarin, Diyan. 2016. Integrasi Anggaran Responsif Gender dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (Studi pada Anggaran Dinas Kesehatan Kota Makassar Tahun Anggaran 2014). Jurnal Ilmu Pemerintahan & Kebijakan Publik, 3: 413-445.

Khuza’i, Moh. 2013. Problem Definisi Gender: Kajian atas Kosnep Nature dan Nurture. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 2: 102-118.

Kuncoro, Mudrajad. 2010. Dasar-Dasar Ekonomika Pembangunan (Edisi Kelima). Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta.

Kuswarno, Engkus. 2009. Metodologi Penelitian Komunikasi Fenomenologi Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Aplikasinya. Bandung: Widya Padjajaran.

Laksono, Puji. 2017. Feminisasi Kemiskinan (Studi Kualitatif pada Perempuan Miskin di Desa Kembang Belor Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto). Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi, 1: 1-15.

Ludigo, Unti. 2007. Paradoks Etika Akuntan. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Molo, Marcelinus. 1993. Sex dan Gender: Apa dan Menapa. Populasi, 4: 85-92.

Mu’ammar, Moh Nadhir. 2017. Analisis Fenomenologi Terhadap Makna dan Realitas. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 13: 120-135.

Mulawarman, Aji Dedi. 2013. From Phenomenology Toward Post and Hyper Phenomenology. Accounting Research Training Series 4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Malang. 26-27 Juni 2013.

Nugrahanti, Yeterina Widi. 2017. Membingkai Penelitian Akuntansi Keuangan dalam Bingkai Interpretif-Fenomenolgi dengan Konteks Budaya dan Kearifan Lokal Indonesia. Makalah ini disajikan pada Simposium Nasional Akuntansi XX. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember. Jember. 27-30 September 2017.

Nurhaeni, Ismi Dwi Astuti. 2014. Pedoman Teknis Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS). Jakarta: Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD).

Pakasi, Diana Teresa (Ed). 2006. Potret Kemiskinan Perempuan. Jakarta: Women Reaserch Institute.

Probosiwi, Ratih. 2015. Peremmpuan dan Perannya dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Natapraja: Jurnal Kajian Ilmu Administrasi Negara, 3: 41-56

Rajab, Budi. 2009. Perempuan dalam Modernisme dan Postmodernisme. Sosiohumaniora, 11: 1-12.

Ritzer, Goerge. 2012. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Ritzer, Goerge dan Goodman, Douglas J. 2004. Teori Sosiologi Modern Edisi Keenam. Jakarta: Prenada Media.

Santi, Sarah. 2007. Pembangunan, Kebijakan, dan Feminisasi Kemiskinan. Forum Ilmiah Indonesia, 4: 1-14.

SMERU. 2005. Laporan Pelaksanaan Lokakarya: Perencanaan dan Penganggaran Strategi Penanggulangan Kemiskinan di Daerah: Pola Mana yang Paling Tepat?. Jakarta.

Susiana, Suli. 2015. Penerapan Konsep Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam Pembangunan Daerah (Studi di Provinsi Papua dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Aspirasi, 6: 1-12.

Syarifuddin. 2016. Dramaturgy of Gender Responsive Budgeting: Concept or Reality?. Ijaber, 14: 9273-9282.

Syarifuddin. 2011. Konstruksi Kebijakan Anggarasn: Aksentuasi Drama Politik dan Kekuasaan (Studi Kasus Kabupaten Jembrana Bali). Ekuitas, 15: 307-331.

Todaro, Michael P. dan Smith Stephen C. 2011. Pembangunan Ekonom (Edisi Kesebelas). Jakarta: Penerbit Erlangga.

United Nations Development Programme. 2003. Partisipasi Politik Perempuan dan Tata Pemerintahan yang Baik: Tantangan Abad 21. Jakarta.

Yusuf, A. Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-05-23

Cara Mengutip

Kurniawan, & Mannawa Faraby. (2021). Fenomena Anggaran Responsif Gender Dalam Penanggulangan Kemiskinan. El-Iqtishod: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(1), 41-66. Diambil dari http://journal.parahikma.ac.id/el-iqtishod/article/view/164